Solidaritas PUNKS REFORMASI untuk Jerinx SID

Kasus hukum yang menimpa I Gede Ary Astina alias Jerinx atau JRX SID hingga membawanya menghuni sel penjara menimbulkan keprihatinan banyak kalangan. Gaung solidaritas untuk penggebuk drum Superman Is Dead (SID) itu pun bermunculan.

Para penggiat musik punk di Bali yang terkumpul dalam wadah Punks Reformasi pun tak ketinggalan. Bentuk solidaritas mereka dituangkan dengan merilis lagu sekaligus video musik berjudul “Bali Bersama JRX”.

“Lagu ini adalah bentuk solidaritas juga penyemangat untuk Ary Astina a.k.a JRX SID, dan semua orang yang memperjuangkan kebebasan berpendapat, berekspresi, karena tidak ada standar ganda untuk itu,” tutur Roy Djihard, penulis lirik lagu “Bali Bersama JRX”.

Punks Reformasi berpendapat, harusnya suami Nora Alexandra itu bebas dari jeratan hukum. Namun keputusan hakim berbeda, dan akhirnya menjatuhkan vonis penjara terhadap Jerinx.

“Hal itu yang menjadi salah satu pemicu tercetusnya ide untuk penggarapan lagu ‘Bali Bersama JRX’. Di saat semua diam, JRX maju terdepan menyuarakan ketidakadilan dari ibu hamil yang harus kehilangan bayinya hanya karena harus melewati proses rapid test kala itu, dan akhirnya menyeretnya ke penjara,” jelas vokalis The Djihard.

“Walaupun JRX berhasil dibungkam, namun semangat perjuangannya selalu akan dikobarkan, minimal di tanah kelahirannya, Bali,” sambung Roy Djihard.

Lagu “Bali Bersama JRX” sejatinya telah dipersiapkan Roy Djihard pada penghujung tahun 2020. Namun baru terealisasi penggarapannya pada Maret 2021.

“Untuk proses penulisan lirik, aransemen musiknya sudah dari tahun lalu. Dan di bulan Maret 2021 kami garap bersama di Devan Studio, termasuk juga proses mixing dan mastering-nya,” kata Roy Djihard.

Proses produksi video musiknya ditangani Purdana Scream dan Botel Torpedo, yang menjadi bagian dari Punks Reformasi di bawah bendera “Torpedo TV”. Menariknya, dalam video musik “Bali Bersama JRX”, Punks Reformasi melibatkan Nora Alexandra, istri Jerinx.

Lagu sekaligus video musik “Bali bersama JRX” dirilis di markas Punks Reformasi di Pondok Baladewa secara live, Kamis, 20 Mei. Mewakili Punks Reformasi, Roy Djihard dan Botel Torpedo menyatakan rasa terima kasih untuk semua pihak yang sudah membantu dan mendukung sehingga lagu dan video musik “Bali Bersama JRX” rampung.

“Semoga karya ini bisa menginspirasi tentang rasa solidaritas persaudaraan, dan juga perjuangan untuk kebebasan berpendapat dan berekspresi,” harap Roy Djihard.

Punks Reformasi berawal sebagai wadah beberapa band punk di kota Denpasar (Criminal Asshole, Reject, The Djihard, Rongsokan, Total Vandal, Rawback, Pendosa, Ranjau, Jahanam) yang ikut dalam barisan gerakan “Bali Tolak Reklamasi”. Seiring berjalannya waktu, mereka bertransformasi menjadi komunitas yang kerap turun di berbagai kegiatan sosial. Mereka juga menjadi band yang selalu menyuarakan perlawanan dan kritik sosial dalam setiap penampilannya.

Punks Reformasi diawaki oleh Yande Reject, Jayak Criminal, Roy Djihard, Gus Surya Vandal, Katox Freedom, Defuckingdick, Tongzhell, Turah Rawback, Lengar Reject, Yuve Tham, Shynta Bagwel, Pecon Ranjau, Bego, Purdana Scream, Botel Torpedo, dan Dek Jerink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.